Nampang di sebuah majalah pelajar tingkat provinsi? Wuih, siapa yang nggak mau, semua orang pasti mau dong? Bukan apa-apa sih, sebab dari nampang di media massa, kita bisa jadi dikenal banyak orang. Jadi banyak teman, banyak fans, banyak relasi, syukur-syukur bisa ditawarin jadi model, atau bahkan main film. Wah jadi artis terkenal pasti banyak duwitnya. Karena, konon kabarnya para artis kelas wahit itu juga dimulai dari nampang di majalah lho? Nah, kita doakan saja semoga teman kita, Rista Yulanda, bisa jadi orang beken. Pasalnya cewek yang memiliki hobi basket dan seni beladiri kempo ini, berhasil menjadi salah satu finalis gadis sampul majalah MOP mendatang. Itu lho, majalah bergengsi pelajar tingkat Propinsi Jawa Tengah.
Gadis cantik kelahiran Purworejo 24 Mei 1993 ini, senang sekali setelah terpilih menjadi salah satu finalis gadis sampul majalah MOP edisi mendatang. Dengan ramah ia menjelaskan, kalau keberhasilan ini juga tak lepas dari dukungan sahabat dan kedua orang tuanya. “Saya senang sekaligus bangga bisa terpilih menjali salah satu finalis gadis sampul di majalah MOP. Tetapi ada juga sih, sedikit perasaan malu, karena akan dilihat oleh banyak orang,” ucapnya saat di temui MEF belum lama ini. “Awalnya sih, hanya iseng mengirimkan tiga buah foto ke redaksi majalah MOP. Eh ternyata masuk jadi salah satu finalis,” imbuhnya.
Meskipun bermula dari iseng, namun patut kita acungi jempol. Sebab, tak mudah lho menjadi finalis gadis sampul itu. Selain harus menyisihkan ratusan atau bahkan ribuan peserta, juga harus dibarengi dengan bakat dan kemampuan. Paling tidak harus memiliki kemampuan acting, bergaya, dan fotogenik. Jika tak dibekali dengan ketiga kemampuan tadi, kecil kemungkinan bisa lolos sebagai finalis. Terlepas dari semua itu, kita patut memberikan apresiasi. Satu prestasi membanggakan telah ditorehkan oleh Rista Yulanda. Ia telah membawa nama harum SMA Negeri 3 Purworejo di tingkat Propinsi Jawa Tengah.
Gadis jelita anggota OSIS tahun pelajaran 2009/2010 ini, juga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas dukungan para sahabat dan kedua orang tuanya. Pemilik motto “rajin dan iman adalah dua sisi mata yang tidak dapat dipisahkan” ini, juga menyatakan, tak akan melupakan belajar di sekolah. “Sesibuk apapun kegiatan di luar, saya tak mau ketinggalan pelajaran di sekolah. Saat ini sekolah nomer satu,” ungkap Rista. “Saya juga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan para sahabat dan kedua orangtuaku. Tanpa dukungan mereka, mustahil semua ini dapat terwujud,” imbuhnya. Nah, buat teman-teman yang punya bakat, jangan takut menunjukan kemampuan, kalau memang kalian bisa. (Khotimatul Munawwaroh)





Nice.. :)
BalasHapusvisit again to my blog http://dhe-ujha.blogspot.com