MOS Merupakan Masa Penyesuaian


Oleh : Drs. Rudi Mada Mahatma

Masa Orientasi Siswa (MOS) ada landasan pelaksanaannya, yakni berupa Peraturan Bupati atau Perbub. MOS juga dapat diartikan sebagai masa perubahan atau penyesuaian para siswa baru. Baik itu secara fisik (umum) maupun secara psikis (kejiwaan). Hal itu dikemukakan oleh Drs. Rudi Mada Mahatma kepada MEF, di sela-sela kesibukan mengajar di SMA Negeri 3 Purworejo, baru-baru ini. Lebih jauh guru bidang studi Matematika ini mencontohkan, bahwa penyesuaian terhadap lingkungan fisik yang ia maksud, yakni tentang pakaian seragam baru, kurikulum baru, tata tertib baru dan masih banyak lagi. “Sedangkan perubahan lingkungan psikis, perbedaan cara berpikir, perubahan cara belajar dan sebagainya. MOS merupakan orientasi awal bagi siswa,” ungkap Rudi. “Dalam pelaksanaannya, yang perlu dijaga adalah kesopanan, kehati-hatian dan ketelitian. Jangan sampai menyimpang,” imbuhnya. Menurut guru, yang pernah mendalami ilmu beladiri karate ini mengatakan, bahwa MOS juga memberikan aturan, realita sekolah yang dimasuki, sehingga siswa dapat menyesuaikan terhadap guru dan peserta didik lainnya. Selain itu peserta juga mendapatkan pengalaman baru, ilmu pengetahuan, kedisiplinan, cara belajar yang lebih baik serta untuk melatih kemandirian siswa dalam belajar. Ia juga menambahkan, manfaat MOS itu sendiri, di antaranya mampu menciptakan tata tertib, baik secara individu maupun kelompok. Bisa mengendalikan emosional dengan lebih baik serta memupuk rasa kesetiakawanan yang tinggi. Namun Rudi menggarisbawahi, dalam pelaksanaannya harus sesuai dengan program. OSIS yang ikut terlibat di dalamnya harus mampu menjadi suri tauladan yang baik, memberikan contoh-contoh yang positif. Harus sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan serta memberikan kreatifitas yang bermanfaat. Guru dan wali murid melalui komite juga harus ikut memberikan pengawasan dalam pelaksanaannya. “Yang terang MOS tetap perlu dilaksanakan, tanpa bullying dan kekerasan,” tandasnya.
Tags:

Media Edukasi Fokus

Unit kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik SMA Negeri 3 Purworejo (SMA N 1 Purwodadi / SMA Keduren / Kampus Turi).

Tidak ada komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.