
"Saat ini persaingan antarsiswa sangat ketat. Kalau malas belajar pasti akan tertinggal. Dalam belajar harus mempunyai potensi ‘sadar waktu’, karena hal itu akan mengantarkan kepada keyakinan bahwa kelak akan ada kenaikan kelas dan ujian. Siapa yang ‘sadar waktu’ akan berpotensi menjadi siswa yang berprestasi dan unggul."
- Apa sajakah prestasi yang pernah Bapak capai semasa jadi siswa hingga kini?
Saya menyelesaikan pendidkan SD, SLTP, dan SLTA di Kabupaten Kulon Progo. Untuk Perguruan Tinggi saya mengambil Fakultas Sastra Universitas Sebelas Maret. Sambil menyelesaikan skripsi S-1, saya menempuh program diploma di UNNES. Untuk Program S-2 saya megambil Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret bidang studi Linguistik. Prestasi saya selama menjadi siswa hampir tidak ada. Paling-paling hanya level sekolah. Maklum saja waktu itu kan memang sangat jarang ada event lomba. Tetapi saya selalu memperoleh peringkat sepuluh besar di kelas. Sewaktu mahasiswa, baik S-1 maupaun S-2 indeks prestasi saya selalu di atas 3, dan lulus tepat waktu. Perlu diketahui bahwa saat menjadi siswa maupun mahasiswa saya aktif dalam berbagai kegiatan antara lain pramuka, pecinta alam, bela diri pencak silat. Dan saat ini saya menjabat sebagai Ketua Cabang Perguruan Pencak Silat (PPS) Beladiri Tangan Kosong (Betako) Merpati Putih Kabupaten Purworejo. Di samping itu waktu masih mahasiswa, saya juga aktif sebagai anggota resimen mahasiswa, dan olah raga terjun payung yang tergabung dalam Sebelas Maret Parashuting Club (1980 – 1983).
Prestasi saya selama menjadi guru dan kepala sekolah, antara lain:
Juara I Guru Teladan Kabupaten Karanganyar tahun 1994
Juara I Kepala Sekolah Berprestasi Kabupaten Purworejo tahun 2004
Juara I Kepala Sekolah Berprestasi Kabupaten Purworejo tahun 2008
Peringkat VI Kepala Sekolah Berprestasi Jawa Tengah tahun 2008
- Ceritakan secara singkat, bagaimana jenjang karir Bapak di dunia pendidikan?
Karir saya di bidang pendidian dimulai sejak:
bulan Februari 1981 yaitu ketika saya diangkat sebagai guru CPNS di SMA Negeri 2 Grobogan. Jarak tempuh dari rumah Kartasura lebih kurang 70 km. Pada bulan Oktober 1985 saya alih tempat tugas sebagai guru di SMA Negeri 1 Kebakkramat Karanganyar dengan jarak tempuh 30 km. Di sekolah tersebut saya diberi tugas tambahan sebagai Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan selama lima tahun. Pada bulan Oktober 1990 saya alih tempat tugas lagi ke SMA Negeri 1 Colomadu Karanganyar, yang jarak dari rumah hanya sekitar 10 km. Di sekolah ini saya ditugasi sebagai Wakil Kepala Sekolah Urusan Kurikulum selama dua tahun dan sebagai Wakil Kepala Sekolah Urusan Kesiswaan selama empat tahun. Pada bulan Juli 1996 saya dipromosikan sebagai Kepala SMA Negeri 1 Purwodadi yang sekarang menjadi SMA Negeri 3 Purworejo selama lima tahun tiga bulan. Bersama-sama seluruh warga sekolah dapat meningkatkan jumlah lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri/Swasta dan Kedinasan. Pada bulan Oktober 2001 saya alih tempat tugas sebagai Kepala SMA Negeri 7 Purworejo selama tiga tahun. Pada tahun 2002 saya mengembangkan Pelayanan Perpustakaan Digital yang diresmikan oleh Bupati Purworejo bersamaan dengan peluncuran SIMDIK Dinas Pendidikan dan berhasil meraih juara II tingkat nasional. Pada tahun 2003 saya mengembangkan Bank To School yaitu Manajemen Keuangan Sekolah Berbasis Perbankkan yang diresmikan oleh Bupati Purworejo dan dinyatakan sebagai Pilot Proyek. Pada tahun 2003 bersama seluruh warga sekolah mengantarkan SMA 7 sebagai Juara II Lomba Wawasan Wiyata Mandala Tingkat Jawa Tengah. Pada bulan Oktober 2004 saya alih tempat tugas lagi sebagai Kepala SMA Negeri 1 Purworejo selama empat tahun empat bulan. Di SMA Negeri 1, saya juga mengembangkan Pelayanan Perpustakaan Digital dan Bank To School yang diresmikan oleh Bupati Purworejo pada Perayaan Lustrum X dan mengantarkannya sebagai Juara II Lomba Perpustakaan Sekolah Tingkat Jawa Tengah dan juara II Wawasan Wiyata Mandala tingkat Jawa Tengah. Saya juga mengembangkan Program E-Learning. yang bekerja sama dengan Universitas Indonesia (UI). SMA 1 juga telah berhasil menjalin kerja sama bidang pendidikan dengan beberapa Negara antara lain Sekolah Seri Puteri Cyberjaya Malaysia, Malay College Kuala Kangsar Malaysia, Olongapo City National High School Filipina, dan Eyup Otac Cilar Lisesi Istanbul Turki. Masa tugas saya sebagai Kepala SMA 1 Purworejo berakhir pada tangal 17 Januari 2009. Dan sekarang saya diberi tugas sebagai Pengawas Pendidikan.
- Adakah pengalaman tak terlupakan yang pernah Bapak alami?
Pengalaman yang tak terlupakan ketika saya menjadi kepala SMA Negeri 1 Purwodadi, sekarang SMA 3, yaitu pada tangal 20 Mei 1998 ketika terjadi demonstrasi mahasiswa yang menuntut reformasi yang berakibat semua angkutan umum mogok beroperasi. Waktu itu posisi saya di Solo dan harus ke Purworejo karena saya tidak mungkin mbolos. Mau bawa mobil takut.
Dan akhirnya saya harus berangkat naik motor dengan harapan pulangnya bisa naik bis. Tapi ternyata hari itu memang angkutan umum betul-betul mogok beroperasi. Yaa akhirnya hari itu saya pulang dari Purworejo ke Solo dengan naik sepeda motor sendirian di jalan yang sangat sepi. Bayangkan capeknya bukan main.
Dan akhirnya saya harus berangkat naik motor dengan harapan pulangnya bisa naik bis. Tapi ternyata hari itu memang angkutan umum betul-betul mogok beroperasi. Yaa akhirnya hari itu saya pulang dari Purworejo ke Solo dengan naik sepeda motor sendirian di jalan yang sangat sepi. Bayangkan capeknya bukan main.
- Setelah sekian tahun memimpin beberapa SMA Negeri di Purworejo, bagaimana pandangan Bapak mengenai pendidikan di kabupaten Purworejo?
Setelah sekian tahun memimpin beberapa SMA Negeri di Purworejo, bagaimana pandangan Bapak mengenai pendidikan di kabupaten Purworejo?
Jawaban : Secara umum kabupaten Purworejo mempunyai lingkungan yang sangat kondusif untuk pendidikan. Saya melihat sebagian besar sekolah sudah sangat bagus. Semangat belajar para siswanya sangat tinggi, kompetisi individu dan kelompok berjalan dengan baik. Dedikasi dan loyalitas guru bagus. Komitmen untuk memajukan sekolah sangat tinggi. Beberapa sekolah, baik SD, SMP, SMA/SMK, sudah termasuk katagori sekolah yang bonafide di antara beberapa sekolah bonafide yang lain di Jawa Tengah.

- Menurut Bapak, bagaimana strategi yang harus diterapkan untuk memajukan pendidikan di kabupaten Purworejo?
Strategi yang kita terapkan antara lain:
1. Secara bertahap kekurangan sarana/prasarana di tiap sekolah segera terpenuhi. Dengan terpenuhinya sarana / prasarana, maka PBM akan semakin baik, dan prestasinya juga akan menjadi lebih meningkat, sehingga dapat menghasilkan output atau lulusan yang sesuai dengan harapan kita semua.
2. Kepala Sekolah dan guru diharapkan bisa menciptakan suatu terobosan atau ide-ide cemerlang untuk memajukan sekolahnya.
3. Secara berkala melaksanakan studi banding ke sekolah lain yang dirasa lebih maju untuk menanbah pengetahuan dan wawasan, serta mencontoh yang bisa dicontoh dan disesuaikan dengan kondisi sekolahnya.
4. Secara berkala menyelenggarakan diklat bagi tenaga pengajar, baik untuk kepentingan peningkatan kualitas mengajarnya, maupun untuk pengembangan profesi.
- Adakah pesan-pesan untuk siswa SMA Negeri 3 Purworejo?
Pesan saya kepada para siswa, antara lain:
Kalian harus selalu ingat bahwa ilmu pengetahuan itu sangat penting untuk bekal hidup di hari tua. Untuk itu harus rajin belajar. Saat ini persaingan antarsiswa sangat ketat. Kalau malas belajar pasti akan tertinggal.
Dalam belajar harus mempunyai potensi ‘sadar waktu’, karena hal itu akan mengantarkan kepada keyakinan bahwa kelak akan ada kenaikan kelas dan ujian.
Siapa yang ‘sadar waktu’ akan berpotensi menjadi siswa yang berprestasi dan unggul. Jaga nama baik almamater di manapun kalian berada. Hormati gurumu, karena merekalah yang telah menggembleng dan membekali ilmu dan sikap mental untuk menuju kedewasaan. Jalin komunikasi yang baik antarteman, baik adik kelas maupun kakak kelas. Jangan lupa selalu beribadah dan berdoa kepada Tuhan YME. Insya Allah kalian akan sukses dan senantiasa dalam bimbingan dan lindugan-Nya.
Siapa yang ‘sadar waktu’ akan berpotensi menjadi siswa yang berprestasi dan unggul. Jaga nama baik almamater di manapun kalian berada. Hormati gurumu, karena merekalah yang telah menggembleng dan membekali ilmu dan sikap mental untuk menuju kedewasaan. Jalin komunikasi yang baik antarteman, baik adik kelas maupun kakak kelas. Jangan lupa selalu beribadah dan berdoa kepada Tuhan YME. Insya Allah kalian akan sukses dan senantiasa dalam bimbingan dan lindugan-Nya.




Tidak ada komentar:
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.