Persaudaraan Sejati

gambar : istimewa
Renungkanlah kisah berikut!

Dalam kancah peperangan di daerah Lebanon,seorang siswa seminari ditawan oleh seorang ekstremis Druzue. Si Druzue memberi  perintah kepada siswa seminari tawanannya untuk menuruni lereng bukit,tempat ia akan ditembak mati.
Rupanya siswa seminari itu sidah dibekali ilmu bela diri dan latihan perang. Pada saat si Druzue agak lalai,ia berhasil merebut senjatanya lalu melumpuhkannya.
Sekarang si Druzue menjadi tawanannya,ia balik memberi  perintah  kepada si Druzue untuk menuruni bukit ke arah lembah,tempat ia akan mengeksekusi musuhnya.
Akan tetapi,saat menuruni bukit itu,ia teringat akan kata-kata Yesus: “Cintailah musuhmu. Bersikaplah baik terhadap orang yang membeci kamu.”
Rasanya ia tidak dapat berjalan lebih jauh lagi. Ia pun melemparkan senjata ke semak-semak dan mengatakan kepada si Druzue bahwa ia bukan tawanannya lagi. Ia boleh pergi!
Lalu siswa seminari itu berbalik untuk pulang,menuju tempatnya semula. Beberapa menit kemudian, ia mendengar langkah si Druzue mengikuti dia. Dia berpikir,sekarang tamat riwayatnya,karena mengira si Druzue menyusul dengan senjata terkokang ke arahnya!
Siswa seminari itu tidak berani berpaling. Ia berjalan terus,hingga akhirnya melihat si Druzue menyusul di sampingnya,memeluknya,dan merangkulnya sambil berterima kasih karena telah diselamatkan nyawanya.


Fr. Mehalic,SVD
Tags:

Media Edukasi Fokus

Unit kegiatan ekstrakurikuler Jurnalistik SMA Negeri 3 Purworejo (SMA N 1 Purwodadi / SMA Keduren / Kampus Turi).

Tidak ada komentar:

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.